Pelatihan SDM untuk UKM dan Korporat | bersama Jumadi Subur, CPHR (Pakar SDM) | Hub. 0815 1321 2579

Melayani konsultasi dan pelatihan | Manajemen SDM untuk UKM | Excellent Service | Management Development Program | Hello Career for Fresh Graduate | Persiapan Pensiun (Ready to Retire) | Hub. 0815 1321 2579 |

Kamis, 23 November 2017

Inspirasi dari Korea : The Four Fingered Pianist

Saat melihat foto di samping, mungkin sebagian dari kita sudah ada yang mengetahui siapa sosok gadis di foto itu, atau mungkin sebagian dari kita belum mengetahuinya. Bagi yang belum mengetahuinya, silahkan membaca artikel ini sampai selesai karena dengan membaca kisah ini kita bisa mendapatkan inspirasi dan bisa lebih mensyukuri atas kesempurnaan fisik yang telah diberikan Tuhan kepada kita.

Sosok gadis mungil yang luar biasa ini bernama Hee Ah Lee, seorang gadis Korea yang lahir pada 9 Juli 1985, di Pusan Korea Selatan. Setiap ibu pasti menginginkan anaknya lahir dalam kondisi normal, baik kesempurnaan fisik maupun mental.

Sebelum lahir, orangtuanya telah diberitahu bahwa anaknya akan lahir cacat. Bahkan ada sanak keluarga yang menyarankan agar mereka langsung mengirimkan anaknya tersebut ke panti asuhan segera setelah lahir.

Hee Ah Lee lahir dengan kedua tangan menderita lobster claw syndrom di mana masing-masing tangannya hanya memiliki dua jari yang bentuknya mirip capit udang. Selain itu, kedua kakinya hanya sampai batas lutut. Yang lebih menyedihkan, Hee Ah Lee juga mengalami keterbelakangan mental. Benar-benar lengkaplah penderitaannya. Tapi pasangan suami-istri ini melihat anaknya sebagai anugerah Tuhan.

Mereka merawatnya dengan penuh kasih sayang.

Pada usia enam tahun, Hee Ah Lee belum bisa memegang pensil. Untuk menguatkan otot tangan dan kakinya, serta untuk melatih gerakan motorik tangan dan kakinya, maka dokter menganjurkan agar Hee Ah Lee bermain piano. Tak disangka-sangka, keterampilan bermain piano ini ternyata nantinya akan membuka jendela dunia bagi Hee Ah Lee.

Meskipun melalui perjuangan berat dan air mata, Hee Ah Lee berlatih piano setiap hari. Kadang-kadang untuk memainkan sebuah lagu, dia memerlukan waktu satu tahun. Malah untuk memainkan salah satu karya Chopin, dia berlatih sekitar lima sampai sepuluh jam setiap hari selama lima tahun. Untuk satu buah lagu!

Ketika melihat bagaimana Hee Ah Lee bermain piano di video, aku menitikkan airmata karena terharu. Kagum sekali melihat Hee Ah Lee yang begitu percaya diri. Tidak malu dengan kekurangannya. Hee Ah Lee yang tingginya hanya 104 cm ternyata berjalan sendiri dipanggung dan berbicara kepada para penonton dengan penuh percaya diri.

Padahal kalau dipikir-pikir, Hee Ah Lee memiliki alasan yang sangat kuat untuk gagal. Orang yang berjari 10 saja masih sulit belajar piano, dia hanya berjari empat. Orang lain memiliki kaki yang sehat dan kuat untuk menginjak pedal piano, eh, dia kakinya hanya sebatas lutut. Orang lain memiliki kecerdasan sesuai dengan usianya, dia menderita keterbelakangan mental. Aduuh!

Jika Anda merasa sesuatu yang berat dalam pekerjaan, penolakan ketika berjualan, proposal yang dikembalikan, atau omset yang belum juga naik, jangan putus asa. Asal mau berusaha keras, meskipun tampaknya mustahil, pasti ada jalan! Hee Ah Lee sudah membuktikan. Never give up! You can do it!