Pelatihan SDM untuk UKM dan Korporat | bersama Jumadi Subur, CPHR (Pakar SDM) | Hub. 0815 1321 2579

Melayani konsultasi dan pelatihan | Manajemen SDM untuk UKM | Excellent Service | Management Development Program | Hello Career for Fresh Graduate | Persiapan Pensiun (Ready to Retire) | Hub. 0815 1321 2579 |

Rabu, 06 November 2013

Komitmen Keunggulan

Membaca kembali artikel tentang bagaimana para atlit hebat menunjukkan kemampuan teknis yang luar biasa, jauh di atas para atlit sejenis para umumnya. Mereka memang memiliki komitmen keunggulan yang luar biasa.

Misalnya Michael Phelps, pemegang medali emas Olimpiade terbanyak di olahraga renang. Waktu dia berenang, terlihat sangat mudah. Buat kita yang bisa berenang dan mengerti teknik renang, hanya ada 4 gaya berenang utama: dada, bebas, punggung, dan kupu-kupu. Jadi tidak banyak yang harus dipelajari. Michael Jordan, pemain bola basket paling legendaris, juga sama. Waktu dia bermain, terlihat sangat gampang dan natural sekali. Apalagi waktu dia melakukan slamdunk-nya yang terkenal, Air Jordan. Sekilas cukup hanya berlari kencang dan melompat tinggi. Tiger Woods, juga olahragawan legendaris di bidang golf. Buat anda yang golfer, pasti tahu bahwa jarak yang bisa dicapai oleh bola yang dipukul Tiger Woods itu hampir dua kali golfer rata-rata. Tapi waktu dia melakukan swing, terlihat sangat elegan dan sangat mudah.

Karena terlihat mudah, banyak orang yang kemudian ingin melakukannya. Tetapi setelah terjun masuk dan melakukan sendiri, baru kita bisa mengerti sebenarnya hal-hal yang dilakukan atlit-atlit ini tidak segampang yang kita lihat. Bagaimana susahnya atlit-atlit tadi untuk mencapai level juara.

Seberapa banyak latihan yang mereka lakukan untuk mencapai konsistensi. Hal-hal apa yang mereka korbankan untuk mencapai level master?

Sudah berapa kilometer Michael Phelps berenang? Dilaporkan dia berlatih 5 jam sehari sejauh 16 kilometer. Michael Jordan dan Tiger Woods, masing-masing mengatakan mereka sudah melempar dan memukul bola ribuan kali. Belum lagi latihan fisik dan mental yang mereka lakukan. Juga waktu yang dihabiskan untuk mempelajari dan me-review setiap gerakan dan kesalahan.

Jadi dibelakang dari semua prestasi yang kita lihat mereka lakukan, ada usaha-usaha keras yang mereka lakukan untuk menjadi juara.

Mereka telah memutuskan untuk menjadi yang terbaik di bidangnya, dengan membuat komitmen menjadi unggul dalam bidang pilihannya itu.

Putuskanlah hari ini untuk menjadi yang terbaik pada apa yang Anda kerjakan. Tetapkanlah tujuan untuk bergabung bersama golongan 10% orang-orang terbaik di bidang Anda, apapun itu. Keputusan untuk menjadi sangat baik pada apa yang Anda kerjakan, akan menentukan bagaimana nasib Anda di masa yang akan datang.

Satu hal yang harus Anda ingat bahwa, Anda berhak menjadi yang terbaik dalam hal apapun yang Anda lakukan. 10 orang terbaik dalam bidangnya, memulai dari menjadi 10% terburuk, lalu mereka berkomitmen untuk berlatih, melakukan upaya hingga mereka bisa meraih yang terbaik.

Orang lain bisa, Anda pun pasti bisa!

Ini salah satu pertanyaan penting yang akan Anda tanyakan dan jawab, sepanjang sisa karir Anda: Satu keahlian apa, yang kalau saya kembangkan dan saya lakukan dengan sangat baik, akan memberi dampak positif terbesar dalam hidup saya?

Anda sendiri yang bisa menjawabnya!

Salam persahabatan.
@JumadiSubur