Gembala Sapi Bisa ke Luar Negeri

Bekerja di Indosat. itu cita-cita yang tiba-tiba muncul ketika naik ke kelas 4. Iya, tidak salah, sekolah kami memang sampai kelas 4, setahun lebih lama dari sekolah menengah sejenis. Awalnya ketika mengetahui seorang kakak kelas yang sudah bekerja lebih dulu disini. Cerita-ceritanya sangat menggairahkan kami. Tentang pengalamannya, tentang pekerjaannya, juga fasilitasnya..:) Cita-cita tinggi seorang penggembala sapi sepertiku.

“Selamat bergabung, Anda diterima.” Bu Diah, pegwai bagian HRD ketika itu, menjelaskan melalui telepon ketika saya konfirmasi hasil seleksi. Dunia menjadi indah, semangatku membahana. Kupeluk ibu dan bapak, melakukan sujud syukur. Sebuah amplop berkop dengan lambang 4 panah biru muda dan biru tua itu kupegang erat. Sekali lagu aku peluk erat Ibu yang mulai berurai airmata. Semoga ibu bahagia, anaknya diterima bekerja. Bapak hanya duduk di kursinya, mengusap rambutku, diam. Aku takbisa menahan haru.

Hari-hari berikutnya kulalui dengan sukacita, penuh semangat. Melalui pendidikan dasar dengan sempurna. Menjadi lulusan terbaik. Mendapat tugas di tempat yang menantang, Batam. Sungguh pengalaman yang sangat takterhingga nilainya. Bertemu dengan orang-orang hebat. Pemimpin-pemimpin hebat. Salah satunya Pak Bambang Priantono, dengan pesannya yang memicu adrenalinku dalam bekerja, “Aku memilihmu karena kamu yang terbaik di angkatanmu, tunjukkan bahwa kamu yang terbaik. Kamu bisa dan aku tahu kamu memang bisa.

10 tahun di Batam memberiku segalanya. Penghasilan lebih dari cukup. Aku bahagia bisa mengirim uang kepada orangtua setiap bulannya, memenuhi kebutuhan, dan juga menabung. Sebuah cita-cita yang selalu kuinginkan, berangkat haji dan menghajikan orangtua.

Tahun-tahun berikutnya aku lalui dengan berpetualang dari kota ke kota. Aku mendapat banyak penugasan dari perusahaan. Sembilan kali pindah kota adalah pengalaman yang tidak ternilai harganya. Bertemu banyak relasi, menjalani banyak tantangan profesi, mengejar target, mengelola tim dan, menjalani kehidupan sosial yang beragam pada setiap kota.

Pengalaman bekerjaku terbilang sempurna. Hampir semua bagian pernah kujalani. Memulai karir di bagian teknikal, Transmisi Internasional, lalu menjalani pengalaman di bagian Sistem Informasi (IT), Jasa Internet (Indosatnet) hingga menjadi sales, marketing dah HRD. Semua itu membuka wawasan cakrawala yang luar biasa. Memicu diri untuk selalu upgrade diri. Memperbaiki cara kerja, memotivasi diri untuk selalu berprestasi. Belajar tiada henti. Disini aku diberikan pelatihan beraneka ragam, mulai dari ketrampilan kerja, ketrampilan hidup hingga peningkatan spiritual.

Bersama Indosat aku bisa melanjutkan kuliah hingga paska sarjana. Juga pengalaman ke luar negeri baik dalam rangka training maupun penugasan lainnya. Pengalaman spiritual juga meningkat seiring masa. Kegiatan pengajian agama dan keleluasaan beribadah adalah sesuatu yang tidak mudah didapatkan di perusahaan lainnya. Jika ditanya, pengalaman apa yang paling berkesan selama bekerja di Indosat, episode yang menjadi kenangan terindah bagiku adalah: menjadi lulusan terbaik dikdas, karyawan teladan, perjalanan training ke luar negeri dan mendapat penghargaan untuk menunaikan ibadah haji.

Harapan terbesarku adalah memberikan karya terbaik pada bangsa, melalui perusahaan tercinta ini. Kelak pada satu masa, anak dan cucuku akan bangga: dulu ayahku bekerja disini. Dulu kakekku pernah menjadi karyawan terbaik di perusahaan ini.

Sebuah refleksi, seorang anak gembala yang akhirnya bisa ke luar negeri. Bersama Indosatku tercinta ini.

(Kenangan 18 tahun belajar di Indosat)

@JumadiSubur
Career Coach
Lebih baru Lebih lama