Pelatihan SDM untuk UKM dan Korporat | bersama Jumadi Subur, CPHR (Pakar SDM) | Hub. 0815 1321 2579

Melayani konsultasi dan pelatihan | Manajemen SDM untuk UKM | Excellent Service | Management Development Program | Hello Career for Fresh Graduate | Persiapan Pensiun (Ready to Retire) | Hub. 0815 1321 2579 |

Senin, 10 Maret 2014

Menangkap Kupu-kupu

Sewaktu kecil, banyak diantara kita yang suka menangkap kupu-kupu, terutama anak perempuan. Apakah Anda pernah punya pengalaman juga dalam menangkap kupu-kupu?

Menangkap kupu-kupu bisa dilakukan dengan 2 cara. Yang pertama adalah menangkap langsung baik dengan jari-jari atau menggunakan jaring kupu-kupu. Meski sulit, banyak anak-anak yang suka mengejar kupu-kupu dan berusaha menangkap dengan ngincup menggunapakan jari-jarinya. Dan tentu saja butuh effort dan kesabaran dalam melakukannya.

Cara lain adalah menangkap dengan menggunakan jaring. Dengan alat khusus, penangkapan kupu-kupu bisa lebih mudah. Jangkauan juga bisa lebih tinggi. Dan kemungkinan mendapatkan kupu-kupu akan lebih besar.

Dengan cara pertama ini, apa yang terjadi? Kadang kita tidak sadar bahwa saking asyiknya mengejar kupu-kupu, semakin lama kita semakin jauh dari rumah. Kupu-kupu yang kita kejar, kabur menjauh, kita terus mengejarnya. Semakin jauh, semakin jauh, dan begitu sadar kita sudah berada jauh dari tempat tinggal.

Ternyata, dalam mencapai sukses baik sukses karir, bisnis atau dalam hal mengejar rejeki, kita seperti mengejar kupu-kupu. Semakin lama kita kejar, ke luar kota, ke luar negeri, bahkan sampai tempat yang begitu jauh. Kadang juga tidak sadar bahwa kita sudah terlalu jauh dari cita-cita awal kita. Jauh dari pegangan awal kita. Bukan cuma jauh secara fisik dari keluarga kita, kadang juga jauh secara hubungan emosional.

Semakin parah lagi, adalah ketika kita mengejar kupu-kupu sampai jauh, lalu kita berhasil menangkapnya, kupu-kupu itu kita masukkan botol, lalu kita bawa pulang, apa yang terjadi? Saking jauhnya, kupu-kupu sampai mati di tengah jalan. Tidak sampai ke rumah.

Saking jauhnya kita kejar rejeki, kita kejar karir, kita kejar bisnis, ternyata tidak banyak hasil yang bisa kita nikmati. Terlalu banyak ongkos yang kita keluarkan.

Ada cara lain dalam menangkap kupu-kupu. Kita buat taman di rumah, kita tanam bunga-bunga yang menarik, hingga kupu-kupu itu berdatangan ke rumah kita. Bukan cuma satu, namun mereka juga membawa teman-temannya. Banyak kupu-kupu yang berdatangan ke taman kita. Cara ini memang berat, perlu waktu, biaya, tenaga, upaya dan kesabaran. Namun hasilnya juga lebih baik, bukan?

Mengapa kita tidak melakukan hal serupa? Berinvestasi untuk masa depan kita. Spare waktu, biaya, tenaga, upaya dan juga kesabaran untuk mendapatkan kesuksesan. Dalam bisnis, karir, maupun keberlimpahan rejeki.

Mau? []



Salam Persahabatan!

Jangan biarkan karir dan hidup Anda mengalir begitu saja. Hidup harus bertumbuh. Baca selalu www.tentangkarir.com
Ingin diskusi dengan saya? Follow @jumadisubur