Pelatihan SDM untuk UKM dan Korporat | bersama Jumadi Subur, CPHR (Pakar SDM) | Hub. 0815 1321 2579

Melayani konsultasi dan pelatihan | Manajemen SDM untuk UKM | Excellent Service | Management Development Program | Hello Career for Fresh Graduate | Persiapan Pensiun (Ready to Retire) | Hub. 0815 1321 2579 |

Senin, 02 Desember 2013

Rebo Nyunda, Kamis Inggris

"To effectively communicate, we must realize that we are all different in the way we perceive the world and use this understanding as a guide to our communication with others." - Anthony Robbins

Pemerintahan Kota Bandung dibawah walikota barunya, Pak Ridwan Kamil membuat program yang unik, yaitu program penggunaan bahasa Sunda untuk hari Rabu yang disebut Rebo Nyunda. Program ini kemudian disusul dengan Kamis Inggris, yang artinya semua warga diimbau untuk berbahasa Inggris pada hari Kamis. Bahkan rencana tersebut akan dituangkand alam bentuk Peraturan Daerah (Perda).

Mengapa harus bahasa Inggris? Karena disadari bersama, inilah bahasa bisnis dunia.
Lebih penting lagi, mengapa belajar bahasa? Mengapa berkomunikasi?

Suatu ketika saya mendapat tugas mengikuti pelatihan di Jerman. Selesai semua agenda training, kami jalan-jalan ke pusat wisata untuk mencari oleh-oleh.

Karena kami tidak begitu mengerti bahasa Jerman, maka tawar-menawar dilakukan dengan menggunakan tulisan. Kami menulis angka di selembar kertas, kemudian si penjual menuliskan harga jual darinya. Begitu seterusnya sampai terjadi ‘deal’.

Dimanapun, kapanpun dan dalam keadaan apapun, manusia selalu berhadapan dengan aktivitas komunikasi, sebab selain sebagai individu, manusia adalah makhluk sosial. Hidup dan bekerja tidak bisa dilakukan sendirian. Semuanya dilakukan dalam konteks berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain. Untuk berinteraksi dan bekerja sama dengan efisien dan efektif, dibutuhkan komunikasi. Lebih dari itu, dibutuhkan komunikasi yang efisien dan efektif.

Manusia yang sukses berinteraksi dan bekerjasama adalah manusia yang sukses sebagai komunikator. Manusia yang sukses sebagai komunikator adalah manusia yang pola dan cara berkomunikasinya efisien dan efektif. Manusia yang efisien dan efektif dalam berkomunikasi, adalah manusia yang seluruh elemen komunikasinya berfungsi dengan efisien dan efektif.

Komunikasi yang dilakukan manusia dapat berupa kemampuan untuk : berbicara, mendengar, membaca atau menulis.

Namun diantara semua itu, alat komunikasi terbaik yang dimiliki manusia adalah berbicara. Sebab, berbicara memiliki tingkat efisiensi dan efektifitas yang paling tinggi. Dan dengan berbicara seseorang dapat lebih cepat, lebih langsung, lebih berpengaruh, lebih meyakinkan dan lebih memotivasi dalam mengantarkan pesan. Berkomunikasi lisan, lebih memungkinkan dihasilkannya tindakan, oleh diri sendiri dan oleh orang lain. Lebih praktis, lebih menyentuh dan lebih menggerakkan. Lebih memungkinkan tercapainya tujuan.

Mengapa berbicara, terutama di depan publik (public speaking) adalah ketrampilan yang paling penting diantara keahlian (skill) lainnya?

Sebuah studi yang dilakuakan tahun 1980 menunjukkan bahwa 62% pekerja melihat writing skill sebagai keahlian penting, dan 90% menyatakan bahwa berkomunikasi dengan berbicara adalah juga penting. Menurut Anda, 26 tahun kemudian, bagaimana persentasenya?

Para profesional menyadari bahwa kesuksesan mereka sangat tergantung pada kemampuan presentasinya. Penjual, petugas lapangan, konsultan dan penjual jasa, middle manager, top eksekutif dan para pemimpin lainnya. That's the power of communication![]

Salam persahabatan!
saya @JumadiSubur